Melalui program Police Goes to School ini, pihaknya ingin memastikan para siswa memahami pentingnya aturan lalu lintas demi keselamatan mereka sendiri dan pengguna jalan lainnya.
Lebih lanjut, beliau menegaskan pentingnya peran lingkungan sekolah dan orang tua dalam mendukung terciptanya budaya tertib berlalu lintas.
“Fokus utama kami adalah membangun kesadaran para pelajar saat pergi dan pulang sekolah. Kami mengimbau para siswa untuk selalu menggunakan helm standar, tidak berkendara melebihi batas kecepatan, dan melengkapi surat-surat kendaraan,” lanjutnya.
Pihaknya berharap sosialisasi ini tidak hanya menjadi rutinitas seremonial, melainkan mampu menekan tingkat pelanggaran serta angka kecelakaan yang melibatkan anak di bawah umur atau usia sekolah di wilayah Kabupaten Toraja Utara.
”Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab kita bersama. Kami berharap para siswa SMA Kristen Rantepao bisa menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, baik untuk diri sendiri, keluarga, maupun teman-teman di lingkungan sekitar,” tutupnya.
Sosialisasi berjalan secara interaktif dan mendapat antusiasme tinggi dari para siswa serta pihak sekolah.
Kegiatan ini ditutup dengan sesi foto bersama dan komitmen dari jajaran guru untuk terus mengingatkan para anak didik agar selalu tertib berkendara.








